Kemiskinan memang cenderung menjadi salah satu masalah bagi manusia, karena dengan kemiskinan ini manusia bisa berubah kepribadian, bisa saja manusia berubah dengan keyakinanya, yang menjadi dasarnya adalah kemiskinan itu sendiri. Padahal apabila kita menjadi seorang yang miskin itu belum tentu Allah SWT membenci kita, karena dalam kehidupan ini pasti ada saja yang disebut dengan ujian.
Hal seperti ini yang menjadi dasar penulis untuk memaparkan hasil wawancara dengan salah seorang penduduk di Desa Wiyong Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon.
Satu hari penulis bertemu dengan seorang laki-laki tua, namanya Marta 62 Tahun. Ia adalah seorang yang tinggal sebatangkara dalam sebuah rumah yang masih berada di lingkungan lingkungan komplek Masjid. Istrinya meninggal tahun 2011 lalu. Sementara Anak semata wayangnya sudah meninggal tahun1996 akibat kecelakaan Bus AKAP saat pulang dari Pondok Pesantren di Lamongan Jawa Timur. Saat penulis temui di rumahnya pak Marta sedang melakukan pekerjaan membuat anyaman kurungan ayam, maklum saja tidak ada pekerjaan tetap yang dilakukanya. Keseharianya selalu ia lakukan untuk bekerja, apa saja pekerjaanya, terkadang ia membersihkan halaman rumah tetangganya, membersihkan halaman Masjid, terkadang juga ia sering diajak bekerja bangunan. dan penghasilan yang ia dapatkan berkisar antara Rp. 60.000 sampai Rp.120.000 per hari. “Kalau pekerjaan sih banyak kang, apa saja yang penting Halal dan tenaga masih kuat” ucapnya.
Namun ada yang menarik dari kepribadian pak Marta ini, setiap pekerjaan yang ia lakukan ia tidak pernah meminta tarif bayaran. Siapapun yang memberikan ia pekerjaan maka bayaranya tidak dipatok harus sekian ribu, hanya terserah berapa yang saja yang diberikan oleh majikanya. “Bayaran mah terserah majikan saja kang, mau dikasih berapa ya saya terima, asalkan dia ikhlas maka ini adalah rizki yang Allah berikan kepada saya, kan kita manusia hanya sebagai boneka, dan dunia itu kan hanya titipan, jadi kalau kita boneka dan titipan maka ngapain kita capek-capek mengejarnya” ujarnya sambil tersenyum.
0 Komentar
Tulis Komentar Anda dengan sopan dan No Link Spam!